Sejarah
Schleswig-Holstein terlibat dalam
Perang Dunia I pada
Pertempuran Jutland,
di mana kapal ini tertembak satu kali oleh senjata skuadron tempur
Inggris ke-2. Setelah perang, kapal ini adalah satu dari enam kapal
perang tua Jerman yang diijinkan beroperasi. Di akhir proses modifikasi
pada 1926, dua cerobong asapnya disatukan, menguranginya dari tiga
menjadi dua. Dari 1926 hingga 1935 kapal ini menjadi
kapal bendera angkatan laut Jerman. Pada 1936
Schleswig-Holstein diubah menjadi kapal latih.
Perang Dunia II
Pada April 1940,
Schleswig-Holstein ambil bagian dalam usaha
pendudukan Denmark,
dan kemudian kembali menjadi kapal latih dari 1941 hingga 1944, dan
pada September 1944 menjadi kapal anti pesawat terbang. Pada
19 Desember 1944,
di Gdynia, kapal ini terhantam oleh tiga bom yang dijatuhkan
pesawat-pesawat Inggris, terbakar dan tenggelam sedalam 12 meter. Kapal
kemudian dihancurkan lebih jauh oleh awaknya pada Maret, 1945. Setelah
Perang Dunia II, kapal ini diangkat oleh Uni Soviet dan ditarik ke
Tallinn dan dinamai kembali sebagai
Borodino. Kapal kemudian diletakkan dekat Pulau
Osmussaar di
Laut Baltik
pada 1948 dan digunakan sebagai kapal sasaran hingga 1960-an. Sisa-sisa
kapal masih ada dan tempat tersebut dilindungi oleh Dewan Warisan
Nasional Estonia sebagai benda bersejarah sejak 2006